Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Juni 2015

MISI MR.KEPO #5 Ngak Tepat Dikatakan Sebagai Perpisahan

By Unknown   Posted at  04.10   Novel 1 comment
Ngak Tepat Dikatakan Sebagai  Perpisahan

Belum lama ane menyadari waktu senang-senang ane telah habis #selamat Tinggal TK. Tibalah sudah waktu perpisahan,  semua anak pasti menampilkan talentanya, ane bingung.... ane kebagian talenta apa ya. Tari nggak banget, nyanyi juga nggak suka #nyadar suara ane fals, JENG JENG JENG akhirnya ane kebagian tugas sebagai pemukul rebana, yuhui ane suka tukul arwana #nggak nyambung.


Malam perpisahan itu tiba, dengan menggunakan busana muslim berwarna orange dengan topi yang senada, ada satu yang janggal pada diri ane. MUKA ane ternyata di makeup oleh sang ibu tercinta menyerupai badut, bisa dibayangkan udah tembem, rambut sedikit keriting keluar dari topi dan yang paling parah bedak yang ada di muka, tebelnya bukan main!!. “ini muka atau papan karambol??” #melihat foto. Sebenarnya dari perpisahan ini hanya satu yang ane nantikan bukan penampilan ane, tapi ane pingin dapet tropi, satu demi satu di panggil untuk naik ke atas pentas, ya ya ya di nama yang terakhir dipanggil nggak ada nama ane.. uhuhuh #sedih. Tapi nggak masahlah, yang jadi masalah hanya satu aku heran kenapa kok pakai nagis sih nie cewek-cewek, padahal kita kan nanti akan ketemu di sekolah yang sama AL-FALAH. #Cengeng

MISI MR.KEPO #4 MISI RAHASIA BOCAH TEMBEM

By Unknown   Posted at  03.56   Novel No comments
Berlanjut ke…
Misi Rahasia Bocah Tembem
Masih ingat kan tentang mandi bola yang ada di tempat TK ane, meskipun ane ngak suka dan alergi yang namanya permainan ini, tapi di balik permainan menyeramkan ini menyimpan segudang tambahan uang saku ane. Kok bisa? Penasaran?. Hustt jangan keras-keras kalau soal ini, ini masalah RAHASIA PUBLIK !!.

Diambil dari www.wikiwand.com

5 fenomena kenapa menjadi sumber uang saku tambahan #Ala Bocah Tembem
1.      Banyak yang suka permainan ini #meskipun ane nggak
2.      Tiap hari pasti ada yang bermain permainan ini
3.      Permainan ini mesti ada kegiatan yang namanya “lompat” dan “nyebur”
4.      Saku temen-temen pasti ada di dalam saku
5.      Banyak yang mengaku kehilangan uang di dalamnya #Wawancara Ala Bocah Tembem
Nah loh, dari fenomena tersebut dapat di tarik kesimpulan kalo di dalam permainan tersebut terdapat harta karun. Misi Bocah Tembem di jalankan, dengan bermodal satu buah lidi, ane melanjutkan misi rahasia ini. Lidi masuk keluar koin-koin emas #alay. Asik, sejak itu misi tersebut sering ane jalankan ketika pulang sekolah. #Bocah Mata Duitan



Udah cukup kali ya.. cerita si bocah tembem, sekarang saatnya perpisahan..

MISI MR.KEPO #3 BANTENG TAKESHI

By Unknown   Posted at  03.46   Novel No comments
Seperti halnya anak-anak, hobi suka bermain sudah melekat di jidat masing-masing #Sayang  Nggak Di Ekspose, Belajar sambil bermain mungkin treatment yang tepat digunakan untuk anak-anak yang suka bermain, KECUALI ane …kali ini ane ulas permaianan waktu ane masih TK

BANTENG TAKESHI

Diambil dari : soeloehmelajoe.wordpress.com
Waktu istirahat di mana semua anak lagi bermain asik permaianan mandi bola, ane sendiri yang nggak berani untuk bermain yang satu ini, kenapa demikian?? Sabar ane ulas misteri ini. Waktu itu ada pelajaran outboand, kami di bentuk berkelompok untuk lomba oper bola dengan rintangan melewati bangku yang kami kenal moster, dengan outboand ala BENTENG TAKESHI  #dulu lagi bumming, akhirnya kami asik bermain oper-oper bola, karena ingin cepat selesai tim kami melemparkan bola-bola tersebut, agar nggak usah ngelewati monster kursi, ide curang muncul dari team ane, dengan melempar-lempar bola tersebut. Alhasil  dua bola besar mengenai kepala dan imron ane #Masa Depan, ngak tanggung-tanggu dua bola sekaligus. bisa dibayangkan bertapa ngilunya si imron saat diseruduk banteng tak bercula. Upps salah maksudnya bola. Seperti biasa yang ane bisa lakuin hanya “nangis”, sejak kejadian tersebut ane jadi benci ama yang namanya bola sepak. Ngak tau kenapa ane juga benci banget ama namanya mandi bola, kata tersebut terkesan sebagai monster yang akan merenggut asset masa depan #Belum Kepikiran Segitunya Sih Dulu.
Diambil dari : anismahdi.blogspot.com
Tapi dibalik itu yang namanya permainan kalau nggak di coba pasti penasaran, ane bertekat untuk mencoba permainan itu. Esoknya saya tengok kanan, kiri, depan, belakang #Ala James Bond  apakah ada temen dan guru yang sedang melihat? #Efek Malu Sudah Bilang Nggak Suka Permainan Ini, yuhui ternyata “sepi” akhirnya ane bisa mencobanya, nyemplung mulai dari pinggir, agak ketengah lagi, dan  terakhir mencoba seluncuran berwarna merah kinclong #ting, tangga demi tangga ane naiki hingga sampai puncak dan akhirnya ane meluncur, “yuhuuuiii…”, sial sungguh sial bola sepak yang biasa dibuat temen-temen untuk di masukkan ke ring bola terinjak kaki mungil ane, sehingga ane terpleset hingga kepentok pembatas. BENJOL ala ikan lohan menempel di jidat ane, seperti biasa suara tangisan si bocah tembem #oh Men.

Nggak ada cerita di kesehariana ane waktu TK untuk tidak “NANGIS” #Caps Lock Rusak

MISI MR.KEPO #2 Dinasti Awal

By Unknown   Posted at  03.34   Novel No comments
Perjalananku yang pertama diawali saat duduk di sekolah taman kanak-kanak atau lebih panjang lagi, bisa disebut “TK”. 



Sekolah TK ane berada di tengah-tengah desa . Tiap pagi seperti anak-anak lainya yang diantarkan oleh bunda mereka masing-masing untuk berangkat ke sekolah, ane juga nggak mau kalah untuk di antarkan oleh ibu ane. #Bukan berarti anak mama, tapi posisinya masih kecil dan masih ingusan. Nama beken ane saat itu “Dho”, mungkin agar simple atau bisa jadi di ambil dari not lagu “DhoReMi FaSolLaSiDoo” #Garing.  Ane anaknya disiplin, rapi, dan nggak terlalu rajin. Tiap berangkat sekolah ane berpakaian rapi dengan bawahan hijau dan atasan putih dilengkapi dengan rompi, sepatu hitam, sabuk kulit hitam, berdasi hijau dan tak lupa topi hijau. Tapi dibalik itu ane anak yang pemalu dan penakut.

Hari pertama ane masuk sekolah, karena ane anak yang penakut, ane masuk kelas di temani ibu ane, tenang ada teman ane juga begitu #Jadi Nggak Sendirian. Saat itu ibu guru menyapa kami dengan ceria
“Selamat pagi semua” semua pun menjawab “Pagi Ibu Guru” #Dibaca Dengan Intonasi Slow
 Seperti halnya kata pepatah “Tak Kenal Maka Kenalan” ibu guru mengajak kami untuk saling berkenalan. Karena ane duduk paling depan, ane diberi kesempatan kenalan di depan kelas pertama kali, Waduh gugupnya ngaak karuan, mungkin bila diumpamakan, saat itu gugupnya sama halnya saat nembak cewek #kayak Sudah Pernah Aja. Saat sudah di depan kelas yang ada bukan kenalan tapi ane bernyanyi SERIOSA #nangis. Sejak saat itulah ane sadar kalau ane ini pemalu dan penakut.    
Masa-masa ane belajar, tak henti-hentinya ada cerita “nangis”. Meskipun tangga belajar ane naik satu tingkat dari TK kecil ke TK besar. #Badanya apa ya???, entahlah.. tetep nggak ketinggalan akan cerita nangis nya. Melihat temen-temen yang lain tangguh-tangguh, dalam benak ane nggak mau kalah dengan sosok cewek yang sering duduk disebelahku, namanya ane samarkan #Soalnya Cewek, sebut saja mawar, dia anak kepala sekolah TK Al-Falah Sembayat waktu itu sih, ngak tahu apakah masih jadi kepala sekolah sampai sekarang.


Jam Mulai berbutar, saat itu pukul tujuh lebih tiga puluh menit dua detik #Kemungkinan Kurang Tepat, ada pelajaran membuat kerajianan dari selang minuman, temen ane Mawar #Nama Samaran, dengan terampilnya membuat sebuah karya yang memang sih nggak bagus-bagus amat, tapi di satu sisi karya ane lebih ANCUR, saat itu yang bisa ane lakukan ya cuma “nangis” #bukan Cengeng ..tapi..#Penakut.  Bayangin deh gimana jeleknya ane saat nangis #Cucian Kotor Direndam 1 Abad. Ane menangis tak henti-henti  tiba-tiba Mawar menghampiri ane..  “Jangan Nangis, ini ambil punyaku”. Air dari pelupuk mataku terbendung sudah dah….dengan suara itu. Kalau kata anak zaman sekarang #so Sweet.

MISI MR.KEPO #1 Biografi

By Unknown   Posted at  03.14   Novel No comments
JUMAT KLIWON
06-12-92
Diambil dari : www.amk.web.id

Sore  itu sudah berganti malam, malam yang penuh misteri dengan mitos klasik, waktu dimana makhluk-makhluk halus bersiap-siap untuk DUGEM sampai pagi petang. Tepat pada saat itu suasana hening menyelimuti gubuk tua yang terletak di belakang masjid.
Husssssttt…!!!

Suara hembusan angin menggoyangkan pepohonan pemakaman islam yang terletak di belakang gubuk. Suasana hening, sepi, sunyi itu tiba-tiba berubah menjadi suatu kisah klasik “Jeritan Dini Hari ” #santai kawan bukan judul film atau sinetron.  
Teriakan sesosok wanita itu terdengar berdesis bercampur rintihan tangis.
“Pak..Tolong…Toloooooong..!”
Jika kawan ada disana pasti bertanya-tanya, dari mana suara ini?
Dibalik pohon?
di dalam masjid?
atau di dalam makam?
Coba tebak.??????

 Husttt jangan berfikir yang aneh-aneh, Itu teriakan ibu aku yang lagi kesakitan, memperjuangankan hidup dan matinya  #Pejuang.
Fokus pada teriakan yang terdengar semakin keras, membangunkan sosok laki-laki yang memakai kain putih #Tenang kain sarung,  untuk segera bergegas ke rumah Mak Indun, meski namanya agak jadul #Memang jadul sih, tapi dia sosok peri yang membantu malaikat kecil untuk bisa lebih mengepakkan sayap, untuk melihat tanah air tercinta #Indonesia. Uups hari itu telah usai, bulan sudah menghilangkan batang hidungnya, lahirlah malaikat kecil, normal, anggota badan lengkap, berjenis kelamin laki-laki. Ya ya ya malaikat kecil itu aku,
ALI MURTADLO
Lahir di Gresik #kota yang terkenal dengan semen, pada tanggal lima Desember tahun seribu sembilanratus sembilanpuluh dua. Berdasarkan hasil pengkajian data demografi, didapatkan hasil nama ibu: Khunafa’ah, nama ayah Nurpi’i, status kelahiran belum lengkap #datanya, berat badan tak teridentifikasi, panjang tak terukur, lingkar kepala dan dada tak terdefinisikan #Belum ter-anamnesa.. ya iya lah kan ditolong dukun bayi  #hiks hiks.
Ibu dan bapak aku ngasih nama malaikat ke-enamnya, bernama “Tadho”,  g tau mengal nama siapa… padahal nama lengkap aku kan Ali Murtadlo. Kalau sejarah nama lengkap aku, terinspirasi oleh sosok pemuka agama daerah yang arif dan bijaksana. Mungkin tujuan ORTU aku begitu. Hehehe. Masa bayi aku, ngak inget gimana?? Yang aku inget setelah bertahun-tahun aku dilahirkan, aku berkembang menjadi sesosok pria dengan pipi tembem, rambut poni domba sedikit keriting  #Lihat @Foto Keluarga.  

Seperti halnya foto keluarga besar aku yang dibukukan dalam album agar bisa dikenang dan bernostalgia kembali, aku juga berniat untuk menuliskan catatan kecil ane dalam guratan tetes tinta baru yang akan memperpanjang guratan perjalanku.

Back to top ↑
Connect with Us

What they says

© 2015 Goresan Ilmiyah. WP Mythemeshop Converted by Bloggertheme9
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.